Little trip to Singapore #part2

Cerita sebelumnya..Little trip to Singapore #part1

masih 27 Nov 2013

Tempat pertama yang wajib dikunjungi di Singapore adalah Merlion Park. Belum dibilang ke Singapore deh kalo belum foto di tempat ini :p

Cara menuju Merlion Park paling mudah adalah naik MRT, turun di stasiun Raffles Place NS26 (merah) atau EW13 (hijau) tergantung dari stasiun mana kamu naik, keluar menuju exit H, ada 2 jalur jalan kaki menuju Merlion Park. Haah..jalan kaki?! Yes, you do it!

  1. Belok kiri, akan menemui gedung-gedung perkantoran, susuri jalan tersebut hingga bertemu jalan raya, patokannya adalah Hotel Fullerton. Nyebrang di lampu merah, turun tangga ambil kanan, sudah terlihat deh patung Merlion.
  2. Belok kanan, anda juga akan menemui gedung perkantoran dan melihat Singapore River (sungai). Susuri sungai tersebut, anda akan bertemu penjual ice cream sandwich khas Singapore $S1,2 tapi aku saranin jangan langsung tergiur! Anda akan melihat bagian lain dari Hotel Fullerton dan anda akan menemui jembatan di atas sungai. Setelah melewati jembatan tersebut, anda akan bertemu lagi dengan penjual ice cream sandwich yang harganya lebih murah yaitu $S1 (lumayan..hemat 2sen :P). Aku saranin beli deh! Lumayan tuk nemenin di perjalanan. Jalan lurus menuju terowongan, keluar dari terowongan akan ada taman, pemandangan tamanannya bagus dan lumayan bisa untuk istirahat sejenak. Lanjut lewat jalan atas, akan bertemu jembatan lagi. Biasanya bus pariwisata parkir di jembatan ini. Hampir diujung jalan kamu akan menemui anak tangga, turuni anak tangga tersebut. Sampailah di kawasan Merlion Park.

Kesimpulannya..Jalur kanan lebih panjang dari pada jalur kiri, tapi pemandangan di jalur kanan lebih menarik dari pada jalur kiri. Patokannya adalah Hotel Fullerton dan wajib turun tangga, karena Merlion Park ada di bawah!

Kiri : Gedung perkantoran – Hotel Fullerton – Lampu merah – Nyebrang jalan – Turun tangga

Kanan : Gedung perkantoran – Singapore river – Hotel Fullerton – Jembatan sungai – Terowongan – Taman – Jembatan jalan raya – Turun tangga

Jembatan Singapore river

Jembatan Singapore river

Jajanan wajib Singapore "Ice cream sandwich"

Jajanan wajib Singapore “Ice cream sandwich”

Terowongan

Terowongan

wpid-IMG_20131127_150024

Around Merlion Park

Around Merlion Park

Perhatikan gambar di bawah ini..apa yang salah??

Failed Merlion

Failed Merlion

Kamu tau?? Yap..tidak ada patung Merlion. Ini gambar asli tanpa edit atau crop. Kesalahan bukan terjadi pada penglihatan kamu, tapi pada fotografer yang aku miliki. Gambarnya hanya fokus pada air dan aku. Hahaha..sialnya aku baru sadar kalo difoto ini tidak ada patung Merlion ketika kami sampai di hotel. Oh..God!

Di kawasan Merlion Park terdapat satu toko suvenir khas Singapore, tapi tidak aku rekomendasikan berbelanja disana karena harganya jauh lebih mahal dibanding Bugis Street. Kalo hanya untuk melihat-lihat sebagai pembanding harga okelah 😉

Toko suvenir di Merlion Park juga jual minyak angin & minyak tawon :D

Toko suvenir di Merlion Park juga jual minyak angin & minyak tawon 😀

Bugis street 

Kalo naik MRT, adanya di jalur hijau EW12 (Stasiun Bugis), sebenarnya hanya selang satu stasiun dari Raffles Place letaknya setelah Stasiun City Hall. Cari exit menuju Bugis Junction, karena Bugis Street letaknya pas disebrang Bugis Junction.

Suasana Bugis Street

Suasana di Bugis street

Kalo mau beli oleh-oleh disinilah tempat yang tepat dan terjangkau.

wpid-IMG_20131127_161425.jpg

Sama kaya jam yg aku pake, aku beli online dengan harga lebih murah

Aku juga mengunjungi Mustafa Centre malam harinya, mustafa centre berada di kawasan Little India. Kalo kamu ingin melihat suasana penduduk sekitar, kamu bisa turun di stasiun Little India (NE7). Tapi kalo kamu ingin langsung menuju Mustafa Centre tanpa keliling kawasan little india sebaiknya turun di stasiun Farrer Park (NE8) jalur ungu, setelah little india adalah stasiun ini.

Mustafa Centre merupakan pusat perbelanjaan, lebih besar dari Bugis Street dan berada di dalam sebuah Gedung. Ada apa saja disana? Macam-macam, mulai dari perlengkapan mandi, make-up, makanan, aksesoris, gadget, alat elektronik, hampir semua ada disana. Sayangnya Mustafa Centre itu kurang rapih penataannya, kalo di Indonesia seperti Ramayana, untuk harga 11-12 deh dengan Bugis.

28 Nov 2013 

Berhubung foto di Merlion Park kemaren gagal, alhasil aku kembali lagi kesana siang ini. Hahaha..penasaran banget yak kalo belom dapet gambar bersama Singa Merlion :p

Langitnya agak mendung hari ini, tadi malam sih turun hujan.

Nawaitu wudhu :D :p

Nawaitu wudhu 😀 :p

Setelah berhasil berfoto bersama singa, aku lanjut deh menuju Orchard Road. Ituloh..kawasan yang banyak mall berjajar.

Orchard Road

Aku sih selama disana selalu naik MRT yah, karena menurutku itu transportasi paling mudah. Dari manapun kamu naik MRT, Orchard Road berada di stasiun orchard (NS22) jalur merah.

Sepertinya stasiun MRT disana pastilah nyambung dengan pusat perbelanjaan, jadi gak perlu takut nyasar. Karena pasti ada orang yang bisa ditanya 😀

wpid-IMG_20131128_121921_1

Oiyah..katanya di Singapore gak boleh merokok yah?

Tapi aku beberapa kali melihat orang merokok di muka umum koq disana. Waktu di kawasan perkantoran Raffles dan saat di Orchard Road. Jadi sebenernya tergantung mental individunya yah!

Kawasan Orcharad Rd di akhir november ini sudah ramai dengan ornamen natal. Yang menarik pemandangan adalah antrian orang yang ingin belanja disebuah toko di Paragon. Namanya Salvatore Ferragamo, sale apakah itu??

liat antriannya

Lihat panjang antriannya

wpid-IMG_20131128_122012wpid-IMG_20131128_121147Jalan-jalan seharian pasti lapar dong, beruntungnya ketemu rumah makan murah. Letaknya pas di depan stasiun Aljunied daerah Geylang. Nasi + 3 macam lauk (sayur capcay, kare kentang, ayam kecap) seharga $S3, dijamin kenyang kalo porsinya begitu kan?! Aku menghindari makan fast food disana, karna harganya lebih mahal 😦

$S3

$S3

Bersambung.. Little trip to Singapore #part3

Advertisements

Little trip to Singapore #part1

Setiap orang mempunyai mimpi dan cara untuk meraihnya sendiri. Ketika sebagian orang sibuk membicarakan mimpi orang lain, aku lebih memilih sibuk menata mimpiku sendiri

Singapore from above

Singapore from above

Banyak yang bilang pergi keluar negeri tuh mahal, mana mungkin bisa bukan karyawan biasa begini?! Pergi keluar negeri tuh harus begini-begitu, harus punya uang puluhan juta dulu, harus menabung bertahun-tahun dulu. Sebenernya..hal pertama yang harus dipikirin kalo mau ke luar negri tuh cuma satu, yaitu harus punya Paspor dulu!

Q : Kenapa paspor?

A : Karena kalo mau booking tiket pesawat via web resmi tuh pasti di kolom isian ada data tentang paspor yang wajib diisi penumpang.

Q : Bikin paspor kan ribet, begini..begitu..bla..bla

A : Bikin paspor itu sangat mudah! Aku aja bikin sendiri di imigrasi, tanpa calo. Penasaran..? Baca disini.

Awalnya iseng browsing cari tiket pesawat murahberbagai maskapai. Alhamdulilahnya nemu tigerair aku gak promosi loh yang kebetulan mereka promo dan tampaknya setiap kamis selalu promo dengan rute berbeda-beda, jadi pinter-pinter kita aja nentuin tanggal berangkat. Aku dapat tiket PP Jkt-Sin-Jkt dengan harga sekitar 750an ribu per orang bandingin sama maskapai lain ..tapi ala backpack loh yah! Pake ransel, gak pake koper, jadi gak perlu bayar biaya bagasi. FYI ini adalah perjalan pertamaku menggunakan pesawat 😀

27 Nov 2013

Pesawatku take off jam 9 pagi, sekitar pukul 6.30 aku udah bergegas menuju bandara naik angkutan umum 3ribu & Bus Damri 30ribu. Pagi itu perjalanan lancar sampai tiba di Bandara Soekarno Hatta dan masih punya waktu untuk sarapan. Setelah sarapan aku antri di counter chek-in Tigerair, tapi karena hari sebelumnya aku udah menggunakan fasilitas web check in, jadi aku gak perlu antri.

FYI maskapai penerbangan saat ini hampir semua punya fasilitas web check-in untuk mengurangi antrian di counter check-in. Penumpang hanya perlu mengisi data di web tersebut & membawa print-out data di hari penerbangan. Web check-in biasanya bisa digunakan 72 jam sebelum penerbangan & paling lambat 2 jam sebelum terbang.

Petugas mengarahkanku untuk segera naik ke lantai 2. Sebelum masuk ruang tunggu untuk menunggu gate dibuka, aku melalui counter untuk membayar Airport Tax sebesar 150ribu.

Ruang tunggu Bandara

Ruang tunggu Bandara

Biasanya tiap penerbangan tuh ada fasilitas first gate, yang diperuntukan untuk yang punya kartu member maskapai, orang lanjut usia, maupun yang membawa anak kecil. Mereka bisa masuk terlebih dahulu ke dalam pesawat ketimbang penumpang lain.

Ketika pintu gate dibuka, aku masih harus naik shuttle bus untuk menuju pesawat, gak ada garbarata gerbang yg langsung menuju pesawat.

Selfie dalam pesawat

Selfie dalam pesawat

Aku mendarat di Singapore sekitar jam 12 siang, pendaratannya mulus tanpa guncangan, jempol buat pilotnya.

Changi Airport Singapore itu langsung nyambung dengan stasiun MRT. Aku hanya perlu keluar melewati petugas imigrasi, untuk memberikan kartu kedatangan yang sebelumnya telah diisi di dalam pesawat pramugari pasti memberikan kpd setiap penumpang penerbangan luar negri. Kalaupun tidak diberikan di dalam pesawat, pihak bandara telah menyediakan dan memberikan contoh pengisiannya juga.

Kendaraan umum di Singapore itu bayarnya menggunakan kartu, kartu ini bisa kita gunakan untuk naik Bus, MRT atau LRT. Belinya di stasiun MRT di Bandara, pilihan kartunya :

  1. Ez-link, belinya di petugas counter seharga $S12, isinya $S5 untuk jaminan kartu & $S7 untuk dipergunakan. Kartu ini bisa dipakai selama 5tahun. Dan wajib top-up kalo isinya tinggal $S3. Lengkapnya baca disini.
  2. Singapore Tourist Pass, belinya melalui mesin otomatis yang ada di Bandara. Katanya sih kartu ini unlimited selama sehari dan bisa direfund sebelum pulang ke negara asal, tapi dengan masa tinggal maksimal 5 hari di singapore. Lengkapnya baca disini.
  3. Standard Ticket, belinya melalui mesin otomatis dan hanya bisa digunakan satu kali perjalanan.

Tidak mengerti cara pembelian Ezlink ataupun cara pakai mesin otomatisnya? Jangan khawatir, karena mesin otomatisnya memiliki berbagai bahasa, termasuk bahasa Melayu, dan selalu ada petugas yang siap membantu kamu di sana!

Kalau aku sih pilih pakai kartu nomor 1. Siapa tau punya kesempatan untuk mengunjungi Singapore lagi, jadi tinggal di top-up deh kartunya 😀

Ezlink & Standard ticket

Ezlink & Standard ticket

Tips mencari tempat tinggal selama disana adalah browsing dan booking sebelum anda sampai disana. Karena harga on the spot pasti lebih mahal. Hotel paling murah letaknya di daerah Geylang, paling dekat dengan airport juga, hanya saja disana adalah pusat distric perempuan komersial. Kalo mau yg lebih murah lagi yah tinggal di Hostel (penginapan khusus backpacker). Bisa kalian cari melalui agoda, raja kamar, asia travel. Kamu bandingin aja, mana harga yg cocok dengan kantongmu.

Untuk makanan rata- rata harganya $S3, udah kenyang, minumnya sekitar $S1.

Nasi lemak & Teh tarik

Nasi lemak & Teh tarik

Bersambung.. Little trip to Singapore #part2