Little trip to Singapore #part3

Cerita sebelumnya!

masih 28 November 2013

Belum ke Singapore dong, kalo gak mengunjungi Universal Studio.

Cara ke Universal Studio yang aku tempuh adalah menggunakan MRT menuju Stasiun Harbour Front, yang mana stasiun tersebut terhubung dengan Mall Vivo City. Dari mall tersebut kita bisa memilih 3 cara untuk sampai di Pulau Sentosa yang mana letak Universal Studio, yaitu :

  1. Cara yang aku pilih, yaitu menggunakan Monorel. Cukup sekali membayar yaitu di awal perjalanan sebesar $S4, sehingga ketika pulang kita bisa menggunakan transportasi yang sama.
  2. Kalo punya banyak waktu dan kuat jalan kaki, gunakanlah Broadwalk, yaitu jalan atau jembatan yang menghubungkan Vivo City dengan Pulau Sentosa. Katanya sih kita akan disuguhkan pemandangan indah dari Pulau Sentosa. Biaya pun cukup murah, hanya $S1.
  3. Menggunakan bus, tapi aku kurang informasi tentang tarif bus ini #sorry 😦
Monorel

Monorel

Universal Studio Singapore

Universal Studio Singapore

Aku memilih berkunjung sore, supaya bisa melihat pertunjukan “Crane Dance” yang selalu ada setiap hari sekitar pukul 8 atau 9 malam, pertunjukan ini gratis loh!

Crane Dance

wpid-IMG_20131128_200859_129 November 2013

Waktunya pulang..

Penerbanganku menuju Jakarta pukul 6 sore, sedangkan cek out jam 12 siang. Jadi aku menghabiskan waktu di Changi Airport, menikmati fasilitas yang ada. Jangan takut bosan deh, karna banyak fasilitas yang bisa kita manfaatkan dengan baik. Info tentang Changi Airport

Biar gak nyasar di Bandara, ada baiknya ambil buku petunjuk ketika memasuki Bandara. Disini juga ada monorel, yang bisa mengantarkan kita menuju terminal satu ke terminal berikutnya yang ada di Bandara.

wpid-IMG_20131129_134238

Ornamen masjid di changi airport

Flower garden changi airport

Flower garden changi airport

with my lovely partner

with my lovely partner

Pizza hut changi airport

Pizza hut changi airport

Nah..fasilitas yang wajib banget dinikmati di Bandara sini adalah alat pijit kakinya. Lumayan kan tuk menghilangkan pegel-pegel setelah perjalanan kemarin 😀 #gratis

Pijat kaki

Pijat kaki

jakarta dari pesawat

Jakarta from above

– End –

Advertisements

Little trip to Singapore #part1

Setiap orang mempunyai mimpi dan cara untuk meraihnya sendiri. Ketika sebagian orang sibuk membicarakan mimpi orang lain, aku lebih memilih sibuk menata mimpiku sendiri

Singapore from above

Singapore from above

Banyak yang bilang pergi keluar negeri tuh mahal, mana mungkin bisa bukan karyawan biasa begini?! Pergi keluar negeri tuh harus begini-begitu, harus punya uang puluhan juta dulu, harus menabung bertahun-tahun dulu. Sebenernya..hal pertama yang harus dipikirin kalo mau ke luar negri tuh cuma satu, yaitu harus punya Paspor dulu!

Q : Kenapa paspor?

A : Karena kalo mau booking tiket pesawat via web resmi tuh pasti di kolom isian ada data tentang paspor yang wajib diisi penumpang.

Q : Bikin paspor kan ribet, begini..begitu..bla..bla

A : Bikin paspor itu sangat mudah! Aku aja bikin sendiri di imigrasi, tanpa calo. Penasaran..? Baca disini.

Awalnya iseng browsing cari tiket pesawat murahberbagai maskapai. Alhamdulilahnya nemu tigerair aku gak promosi loh yang kebetulan mereka promo dan tampaknya setiap kamis selalu promo dengan rute berbeda-beda, jadi pinter-pinter kita aja nentuin tanggal berangkat. Aku dapat tiket PP Jkt-Sin-Jkt dengan harga sekitar 750an ribu per orang bandingin sama maskapai lain ..tapi ala backpack loh yah! Pake ransel, gak pake koper, jadi gak perlu bayar biaya bagasi. FYI ini adalah perjalan pertamaku menggunakan pesawat 😀

27 Nov 2013

Pesawatku take off jam 9 pagi, sekitar pukul 6.30 aku udah bergegas menuju bandara naik angkutan umum 3ribu & Bus Damri 30ribu. Pagi itu perjalanan lancar sampai tiba di Bandara Soekarno Hatta dan masih punya waktu untuk sarapan. Setelah sarapan aku antri di counter chek-in Tigerair, tapi karena hari sebelumnya aku udah menggunakan fasilitas web check in, jadi aku gak perlu antri.

FYI maskapai penerbangan saat ini hampir semua punya fasilitas web check-in untuk mengurangi antrian di counter check-in. Penumpang hanya perlu mengisi data di web tersebut & membawa print-out data di hari penerbangan. Web check-in biasanya bisa digunakan 72 jam sebelum penerbangan & paling lambat 2 jam sebelum terbang.

Petugas mengarahkanku untuk segera naik ke lantai 2. Sebelum masuk ruang tunggu untuk menunggu gate dibuka, aku melalui counter untuk membayar Airport Tax sebesar 150ribu.

Ruang tunggu Bandara

Ruang tunggu Bandara

Biasanya tiap penerbangan tuh ada fasilitas first gate, yang diperuntukan untuk yang punya kartu member maskapai, orang lanjut usia, maupun yang membawa anak kecil. Mereka bisa masuk terlebih dahulu ke dalam pesawat ketimbang penumpang lain.

Ketika pintu gate dibuka, aku masih harus naik shuttle bus untuk menuju pesawat, gak ada garbarata gerbang yg langsung menuju pesawat.

Selfie dalam pesawat

Selfie dalam pesawat

Aku mendarat di Singapore sekitar jam 12 siang, pendaratannya mulus tanpa guncangan, jempol buat pilotnya.

Changi Airport Singapore itu langsung nyambung dengan stasiun MRT. Aku hanya perlu keluar melewati petugas imigrasi, untuk memberikan kartu kedatangan yang sebelumnya telah diisi di dalam pesawat pramugari pasti memberikan kpd setiap penumpang penerbangan luar negri. Kalaupun tidak diberikan di dalam pesawat, pihak bandara telah menyediakan dan memberikan contoh pengisiannya juga.

Kendaraan umum di Singapore itu bayarnya menggunakan kartu, kartu ini bisa kita gunakan untuk naik Bus, MRT atau LRT. Belinya di stasiun MRT di Bandara, pilihan kartunya :

  1. Ez-link, belinya di petugas counter seharga $S12, isinya $S5 untuk jaminan kartu & $S7 untuk dipergunakan. Kartu ini bisa dipakai selama 5tahun. Dan wajib top-up kalo isinya tinggal $S3. Lengkapnya baca disini.
  2. Singapore Tourist Pass, belinya melalui mesin otomatis yang ada di Bandara. Katanya sih kartu ini unlimited selama sehari dan bisa direfund sebelum pulang ke negara asal, tapi dengan masa tinggal maksimal 5 hari di singapore. Lengkapnya baca disini.
  3. Standard Ticket, belinya melalui mesin otomatis dan hanya bisa digunakan satu kali perjalanan.

Tidak mengerti cara pembelian Ezlink ataupun cara pakai mesin otomatisnya? Jangan khawatir, karena mesin otomatisnya memiliki berbagai bahasa, termasuk bahasa Melayu, dan selalu ada petugas yang siap membantu kamu di sana!

Kalau aku sih pilih pakai kartu nomor 1. Siapa tau punya kesempatan untuk mengunjungi Singapore lagi, jadi tinggal di top-up deh kartunya 😀

Ezlink & Standard ticket

Ezlink & Standard ticket

Tips mencari tempat tinggal selama disana adalah browsing dan booking sebelum anda sampai disana. Karena harga on the spot pasti lebih mahal. Hotel paling murah letaknya di daerah Geylang, paling dekat dengan airport juga, hanya saja disana adalah pusat distric perempuan komersial. Kalo mau yg lebih murah lagi yah tinggal di Hostel (penginapan khusus backpacker). Bisa kalian cari melalui agoda, raja kamar, asia travel. Kamu bandingin aja, mana harga yg cocok dengan kantongmu.

Untuk makanan rata- rata harganya $S3, udah kenyang, minumnya sekitar $S1.

Nasi lemak & Teh tarik

Nasi lemak & Teh tarik

Bersambung.. Little trip to Singapore #part2