HATI-HATI..!! Penipuan yang mengatasnamanakan suatu lembaga

Selasa, 30 April 2013

Siang ini aku & temanku Selly makan siang di ITC Cempaka Mas. Ketika menunggu makanan datang di Foodcourt lantai 5, kami didatangi seorang pemuda yang aku kira usianya belum 20tahun, berpakaian rapih dengan kemeja, celana panjang & sepatu. Awalnya sopan, dan bilang kalo dia meminta waktu kami 3 menit, karena katanya dia ada tugas dari kampus dan ada sedikit yang ingin ditanyakan. Kami pikir, dia hanya akan memberikan kuisioner untuk diisi. Ternyata dugaan kami salah. Dia memperkenalkan diri, tanpa menyebutkan nama dirinya, tapi menyebutkan kalo dia sukarelawan dari lembaga bernama YAI, berlokasi di Jalan Percetakan Negara, yang katanya Lembaga Kanker Indonesia. Setauku itu nama kampus deh. Dia juga menyebutkan kalo dia kuliah di Trisak** jurusan Komunikasi. Dia mengeluarkan pamflet yang berisi voucher beberapa outlet makanan, minuman & salon, seharga Rp 100.000 (seratus ribu), yang katanya kalo kami membeli voucher tersebut, berarti kami menyumbang untuk mendirikan Rumah Singgah untuk anak yang terkena kanker dan tidak mampu berobat. Terdengar sangat mulia sekali bukan?!

Kami melihat vouchernya, dan karna agak mahal, temanku bilang. “Maaf mas belum gajian, tanggal tua”..

Tapi pemuda ini sepertinya tetap gigih. Dia berkata..”Mbak-mbak ini enak masih bisa pada makan, badannya aja pada subur hinaan pertama, mereka belum tentu”.

Aku melihat voucher & pamfletnya yang ternyata bertuliskan YOI, dengan desain bergambar anak-anak yang memang menderita kanker, tapi aku merasa ada kejanggalan disini. Aku bilang.. “Saya juga tergabung dalam sebuah lembaga yang bernama BlankOn dan kami tidak memaksa orang untuk menyumbang dengan cara seperti ini, dan kami punya nomor rekening yang pastinya bisa lebih dipercaya.”

Pemuda itu bilang “Untuk apa saya menipu hanya seratus ribu, kalo mau menipu sekalian kayak koruptor. Saya kuliah di Trisak** yang biaya persemesternya 7-8Juta. Uang segitu gak ada apa-apanya mbak tuk saya. Orang tua saya juga mampu membayar cuma segitu mah. Apa perlu makanan mbak saya bayarin” kesombongan dia yang kedua

Aku bilang dengan jujur..”Saya gak percaya, untuk hal sumbang-menyumbang dengan cara seperti itu!! Boleh saya minta pamfletnya? Biar kalo saya berubah pikiran, akan langsung menyumbang ke rekening yang ada”

Dengan nada kesal dia malah bilang.. “Berati mbak donkey!!” hinaan dia yg ketiga

Aku udah gak bisa lagi menahan amarah dan berkata.. “Jaga yah mulut anda!! Lebih baik anda pergi sekarang dari meja kami!”

Sambil berdiri & memasukan pamflet ke dalam tasnya, dia berkata Anj*ng pada kami. Otomatis membuat aku membalas dan rasanya ingin meninju mukanya, dan berkata “Minta koq maksa”. Sehingga membuat orang sekitar kami nengok dan memperhatikan. Sambil berlalu dia malah memberikan jari tengahnya. Menyesal rasanya tidak meninju mukanya saat itu >.<

Dan ketika sampai di kantor, aku penasaran dan browsing tentang Yayasan Kanker Indonesia yang katanya bernama YAI/YOI. Dan ternyata ketika aku cari nama yang benar adalah Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia. Dan setelah dilihat, mereka memang mengadakan @ksi dukungan untuk siapa saja yang ingin berdonasi sebesar Rp 10.000 (sepuluh ribu), bukan seratus ribu dan berupa voucher seperti yang diminta pemuda tersebut, juga langsung ke rekening yang yayasan tersebut miliki pastinya.

Jadi..kecurigaanku tepat dan beralasan bahwa pemuda itu 100% PENIPU. Aku sengaja menuliskan ini, bukan untuk tujuan menjelek-jelekan suatu lembaga, aku mohon maaf jika pemilik nama yang sama tersinggung. Tapi ini semata-mata untuk pembelajaran, agar kalian tidak mudah tertipu dengan perorangan yang mengatas namakan suatu lembaga. Ada lebih baiknya mencari tau dahulu, agar tidak menyesal kelak ketika sudah berpartisipasi dengan tujuan mulia, tapi malah disalah gunakan oleh pihak lain.