GIMP Tutorial : Membuat Grafiti (Teks) pada Gambar

  • Bukalah gambar atau foto yang ingin kamu gunakan.
  • Pilih Select > All, maka gambar akan terseleksi seluruhnya.

1-213x300

  • Pilih Edit > Copy, lalu Edit > Paste as > New Layer
  • Perhatikan kolom Layer, hapuslah Layer yang asli (Delete Layer)

2-170x300

  • Pilih Teks Tool pada Toolbox, tulislah teks yang ingin kamu buat menggunakan jenis huruf Grafiti, jika kamu belum memilikinya, maka kamu dapat mengunduhnya disini.
  • Beri nama “TEXT” pada layer tulisan yang telah kamu buat, lalu buatlah layer baru di bawah layer text dan berikan nama “TEXT_BG”. Perhatikan gambar di bawah untuk tata letak layer!
  • Klik kanan pada Layer “TEXT” lalu pilih Alpha to Selection.

alphatoselection

  • Pilih Select > Grow, lalu isikan kolom dengan angka 15.
  • Klik Layer “TEXT_BG” lalu pilih Bucket Fill Tool pada Toolbox berikan warna putih. Perhatikan warna latar pada tulisan!

7-300x212

  • Buatlah Layer baru dengan nama “TEXT_Gradient”.
  • Lalu klik kanan pada Layer “TEXT” pilih Alpha to Selection. Perhatikan gambar di bawah, hanya huruf yang terseleksi!

4

  • Klik Layer “TEXT_Gradient”, pilih Blend Tool pada Toolbox. Berikan warna yang kamu inginkan. Aplikasikan dari atas ke bawah. Lalu pilih Select > None. Hasilnya warba huruf akan berubah.

9-300x212

  • Selanjutnya, gabungkanlah (Merge Down) seluruh layer Text.
  • Pilih Filters > Light and Shadow > Drop Shadow, isikan seperti berikut!

10-300x288

  • Atur Layer Mode pada layer Text menjadi Overlay

14

 

  • Duplicate layer “Text”, letakkan di bawah layer asli.
  • Pilih Filters > Blur > Gaussian Blur, isikan seperti berikut :

13-274x300

  • Hasil akhir adalah tulisan yang terlihat lebih transparan.

HappyWedding-1024x726

Sumber : Panduan GIMP by me

Aku menang “Sayembara Menulis”

InstagramCapture_950e9c72-58af-4dd5-ac06-54ca59ca7910_jpg

Hip..hip..horrrayy..!! Aku menjadi salah satu pemenang sayembara menulis loh. Yes..I’m proud and happy!

Sebelumnya aku pernah menulis tentang “Sayembara Menulis” yang diadakan oleh komunitas BlankOn Linux Indonesia. Jadi buat kalian yang belum ikutan, masih dibuka koq kesempatannya. Siapa tau beruntung seperti aku mendapatkan hadiah sepatu keren limited edition buatan Indonesia dengan brand Fans.

Yah..buatan Indonesia, kamu gak salah denger koq. Sebagai anak muda, aku sangat bangga bisa menggunakan produk dalam negeri yang berkualitas 😉

Pengumuman Pemenang

Pengumuman Pemenang

Sepatu Fans

Sepatu Keren Fans

Limited Edition Loh!!

Limited Edition Loh!!

 – Cinta & Bangga dengan Produk Indonesia

GIMP Tutorial : Membuat Efek Kaca (Bayangan)

  • Buka layer baru dengan ukuran 2x (dua kali) lebar foto yang akan digunakan, sedangkan panjang samakan dengan panjang foto. Contoh : Aku menggunakan foto ukuran 270 x 480, maka layer yang dibuat adalah ukuran 540 x 480.Screenshot
  • Pilih Layer > New Layer, lalu Transparency

Screenshot-4

Screenshot-5

  • Buka file foto yang akan digunakan, lalu copy > paste ke dalam Layer Transparan. Letakkan gambar di pojok sebelah kiri.
Screenshot-6

Layer Transparan

  • Pilih Duplicate Layer pada Layer Transparan yang telah kamu buat. Lalu geser gambar duplicate ke sebelah kanan.
Tampilan Layer

Tampilan Layer

Duplicate Layer yang telah di geser ke kanan

Hasil Duplicate Layer yang telah di geser ke kanan

  • Masih pada Duplicate layer, pilih Layer > Transform > Flip Horizontally

Screenshot-10

  • Pilih Layer > Mask > Add Layer Mask, akan muncul kotak pilihan, pilih white (full oppacity)

Screenshot-9

Screenshot-11

  • Pilih Blend Tool pada Toolbox. Tarik garis dari kiri ke kanan, lalu dari bawah ke atas. Sehingga gambar duplicate terlihat lebih terang.
kembar

Hasilnya

Sumber : Panduan GIMP #9 by me

GIMP Tutorial : Membuat Animasi Gambar Bergerak

 

Kodok Lompat

Kodok Lompat

  • Buka lembar kerja GIMP baru, File > New, lalu isi lebar area sesuai keingin kamu.
create new

Contoh 800 x 400

  • Pilih Duplicate layer lembar kerja tersebut sebanyak yang kalian mau.
Contoh : 10 Duplicate Layer

Contoh : 10 Duplicate Layer

  • Aktifkan layer utama. Hilangkan tanda mata pada layer lainnya, kecuali layer utama.  Kalau kamu bingung layer utama dimana, pilih layer tanpa kata copy (perhatikan gambar di atas & bawah berikut) atau pilihlah layer yang paling bawah.
Hanya layer utama yang diberi tanda mata

Hanya Layer Utama yang diberi Tanda Mata

  • Bukalah file gambar yang akan kamu gunakan sebagai animasi bergerak. File > Open
Contoh : Menggunakan gambar kodok

Contoh : Menggunakan Gambar Kodok

  • Pilih Edit > Copy pada gambar kodok tersebut. Lalu Paste di Layer Utama yang telah kita buat sebelumnya.
  • Supaya kamu tidak bingung, sebaiknya tutup gambar kodok yang kita buka sebelumnya.
  • Gunakan Move tool. Letakkan gambar kodok tersebut di pojok sebelah kiri pada layer.
Layer 800 x 400

Contoh Letak Kodok pada Layer Utama

  • Aktifkan Layer Kedua, matikan layer utama. Dengan cara mengklik tanda mata. Lalu pastekan kembali gambar kodok di layer kedua. Gunakan Move tool, untuk menggeser gambar kodok lebih maju dari pada layer utama.
Tanda Mata Hanya pada Layer Kedua

Tanda Mata Hanya pada Layer Kedua

  • Gunakan cara di atas, untuk layer berikutnya sampai layer terakhir (Background copy#10). Ingat selalu geser lebih maju gambar kodok, agar terjadi pergerakan nantinya. Perhatikan gambar di bawah ini, jika gambar kodok muncul disetiap layer, maka yang kamu kerjakan adalah benar.
pergerakan layer

Ada Perubahan Gerakan pada Setiap Layer

  • Untuk melihat animasi, pilih Filter > Animation > Playback
Filters > Animation > Playback

Filters > Animation > Playback

Cek Animasi Bergerak

Cek Animasi Bergerak

  • Simpan file yang telah kamu buat. File > Save as, simpanlah dalam format .gif
  • Bila keluar kotak pilihan, ikuti langkah di bawah ini!
Pilih Save Animation

Pilih Save Animation

Lalu Crop

Lalu Crop

isikan angka 200

Isikan Angka 200 pada Kolom Delay

  • Semakin besar angka yang ditulis dalam kolom Delay di atas, semakin lambat pula pergerakan gambar animasi yang kita telah buat.
Kodok Lompat

Kodok Lompat

 

Sumber : Panduan GIMP #8 by me

GIMP Tutorial : Membuat Efek Blur

  • Bukanlah gambar yang ingin kamu gunakan
  • Seleksi objek gambar yang kamu gunakan, aku memilih menggunakan Free select tool. Kamu juga bisa menggunakan Toggle Quick Mask (Shift+Q), lalu gunakan Paintbrush Tool untuk menyeleksi. Hingga menghasilkan gambar objek terseleksi seperti berikut :

hasil seleksi

  • Untuk memperhalus lekukan seleksi, pilih Select > Feather, isikan 18 pixels.
  • Untuk membalik hasil seleksi, pilih Select > Invert (Ctrl + I)
  • Lalu pilih Filters > Blur > Motion Blur
filters

Filters > Blur > Motion Blur

  • Isikan seperti berikut :
Screenshot-7

Motion Blur

  • Hasilnya adalah gambar latar menjadi blur, hanya gambar objek yang terlihat jelas.

blur

Sumber : Panduan #7 by me

GIMP Tutorial : Layer Mask

  • Bukalah gambar yang ingin kamu gunakan
  • Lalu pilih Layer > Duplicate layer
  • Masih di duplicate layer (background copy), pilih Colors > Desaturate, lalu ok. Maka gambar akan berwarna hitam putih.
Colors - Desaturate

Colors – Desaturate

  • Masih di duplicate layer (background copy), pilih Add Layer Mask, lalu pilih White (full opacity)
add layer mask

Add layer mask

  • Lihat toolbox, pilih Paintbrush tool, pastikan foreground color adalah hitam. Lalu sapukan pada gambar objek yang akan diberikan warna.
layermask

Hanya objek yang berwarna, sedangkan lainnya hitam putih

Sumber : Panduan GIMP #6 by me

GIMP Tutorial : Memulai GIMP dan Mengenal Toolbox

Seharusnya tulisan ini ada di awal, tapi karena aku baru-baru ini mengikuti “Sayembara Menulis”, aku jadi merapihkan kembali apa-apa saja yang bisa dibahas tentang GIMP.

Membuat dokumen baru pada GIMP

Klik File > New atau menggunakan tombol CTRL+N pada keyboard. Akan muncul kotak dialog yang dapat kamu atur sesuai kebutuhanScreenshot-4

Mengenal jendela GIMP

  1. Toolbox
  2. Layer
  3. Jendela Gambar

Screenshot-5

 

Fungsi Toolbox

Screenshot-6Keterangan Toolbox dari kiri ke kanan, mulai baris pertama :

  1. Rectangel select tool : memilih dengan area segi empat
  2. Ellipse select tool : memilih dengan area lonjong
  3. Free select tool : memilih dengan area bentuk bebas
  4. Fuzzy select tool : memilih area pada basis warna yang berdekatan
  5. Select by color tool : memilih berdasarkan warna yang sama
  6. Scissor select tool : memilih bentuk menggunakan tepi yang pas
  7. Foreground select tool : memilih area yang mengandung objek latar depan
  8. Paths tool : membuat alur
  9. Color picker tool : menetapkan warna dari pixel gambar
  10. Zoom tool : mengatur perbesaran gambar
  11. Measure tool : mengatur jarak dan sudut
  12. Move tool : memindahkan objek
  13. Alignment tool : meluruskan dan menata objek
  14. Crop tool : membuang area tepi gambar atau layer
  15. Rotate tool : memutar layer, pilihan atau alur
  16. Scale tool : menskala layer, pilihan atau alur
  17. Shear tool : memberi tarikan pada layer, pilihan atau alur
  18. Perspective tool : mengubah sudah pandang
  19. Flip tool : membalik secara horizontal maupun vertikal
  20. Teks tool : membuat atau menyunting layer teks
  21. Bucket fill tool : mengisi area tertentu dengan warna atau pola
  22. Blend tool : mengisi area terpilih dengan warna gradasi
  23. Pencil tool : menggambar dengan garis tajam menggunakan pensil
  24. Painthbrush tool : menggambar dengan garis halus menggunakan kuas
  25. Eraser tool : menghapus hingga latar belakang atau transparansi
  26. Airbrush tool : melukis memakai kertas dengan variasi tekanan
  27. Ink tool : melukis model kaligrafi
  28. Clone tool : secara selektif menyalin dari sebuah gambar atau pola
  29. Healing tool : memulihkan ketidak-aturan pada gambar
  30. Perspective clone tool : mengkloning dari gambar sumber setelah menerapkan transformasi perspektif
  31. Blur / Sharpen tool : mengaburkan atau mempertajam pilihan menggunakan kuas
  32. Smudge tool : mencoreng secara selektif menggunakan kuas
  33. Dodge / Burn tool : menerangkan atau mempergelap secara selektif menggunakan kuas

Mengenal Tool Option

Screenshot-7Tool option terletak dibagian bawah Toolbox. Fungsi utama dari tool option adalah mengatur atribut suatu tool yang diaktifkan di dalam toolbox. Jika jendela tool option tidak muncul, anda dapat menekan tombol SHIFT + CTRL + T pada keyboard.

Keterangan tool option, contoh pada paintbrush :

  1. Mode : tipe kuas yang digunakan
  2. Opacity : tingkat transparansi objek gambar
  3. Brush : bentuk dan ukuran kuas
  4. Scale : ukuran besar kecil kuas

Screenshot-8 Brushes, merupakan sebuah jendela yang berisi bentuk-bentuk garis yang dapat dibuat. Bentuk garis yang  disediakan berlaku untuk paint brush, pencil, eraser, dan airbrush.

 

 

 

 

 

 

 

patern Patterns, merupakan sebuah jendela yang berisikan corak atau gambar yang dapat digunakan dalam teknik pewarnaan menggunakan tool Bucket fill, jangan lupa pada tool option ubah fill type menjadi patern fill.

 

 

 

 

 

 

 

 

gradients Gradients, digunakan untuk mencampur warna atau biasa disebut gradasi warna. Proses pewarnaan gradients berbeda dengan fill bucket, jika fill bucket cukup dengan klik pada gambar, sedangkan gradients harus di klik tahan dan seret hingga membentuk suatu warna garis.

Sumber : Panduan BlankOn by me